
Masukkan Penawaran Anda di form berikut ini :

Pemanfaatan situs web di lingkungan Pemerintahan dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatan pemanfaatan penggunaan situs web ini terkadang ditunggangi dengan azas project oriented bukan azas manfaat, sehingga terkadang keberadaan situs web di suatu lingkungan pemerintah tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh stakeholder (dalam hal ini masyarakat). Kehadiran situs web di lingkungan pemerintah harus membawa semangat efektif dan efisien, menyediakan layanan yang berkualitas untuk masyarakat dengan harga yang PANTAS.
Hampir sebagian instansi pemerintah tidak menyediakan perincian biaya pengembangan situs web dengan lebih terperinci. Laporan biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan situs web dapat dimulai dari :
terhitung saat situs web mulai awal beroperasi (misal : mei 2012), dan terhitung satu tahun setelah mei 2013. Laporan tahunan harus dibuat secara rutin. Biaya yang dikeluarkan sudah termasuk biaya staf untuk setiap situs web, dan juga termasuk biaya jika ada migrasi konten dari satu situs web ke situs web yang baru.
Biaya pengembangan situs web sangat beragam, untuk itu perlu di buat kategori utama berdasarkan aktifitasnya. Ada 5 kategori utama yang bisa dijadikan panduan dalam membuat biaya yang dibutuhkan dalam pengembangan situs web, yaitu : Strategy dan Planning; Design dan Build; Hosting dan Infrastructure; Pembuatan Konten; Testing dan Evaluasi.
Beberapa contoh checklist dari masing-masing kategori tersebut antara lain :
A. Strategy dan Planning
Strategi Pengembangan; riset yang membutuhkan feedback untuk mengembangkan situs web (survei online, riset pengguna situs web, analisa benchmark, interviewm, focus group,dll); persyaratan yang dibutuhkan; perencanaan sistem arsitektur; dokumentasi (spesifikasi teknik dan spesifikasi dalam hal kreatifity); pengadaan; manajemen supplier; manajemen proyek; manajemen saat proyek yang masih berjalan; penanganan arsip(pengarsipan situs web yang lama, pengelolaan re-direct, transfer domain, membayar kontrak).
B. Design dan Build
Pada bagian ini dominan kreatifitas yang akan mempengaruhi pengembangan situs web, antara lain : kreatif (riset kreatif; inspirasi, moodboards, konsep kreatif, presentasi, rolling out perlakuan kreatif); desain (arsitektur informasi, wireframes/panduan secara visual desain situs web, greyboxing/testing untuk mengetahui kelemahan desain); prototyping; programming; integrasi dan konfigurasi(dengan sistem back-end yang sudah ada; skrip konfigurasi); kesesuaian dengan standar situs web pemerintah; accessiblity; usability; perbaikan bug; revisi; sitemap XML; menambahkan semantic; SEO (desain, strategi bahasa dan laporan); membuat komponen situs web (text, image, video, audio, animasi, download, versi bahasa, plug-in, search, online tool, RSS, forum, webchat, blog, wiki, social bookmarking, tagging, twitter, facebook,youtube, flickr, survey, Bebo dll); pengembangan yang masih berjalan
C. Hosting dan Infrastructure
Berhubungan dengan : bandwidth; server (sewa atau beli); hosting; server software; registrasi nama domain; biaya telekomonikasi; biaya streaming; biaya software yang berhubungan dengan pengembangan situs web; support dan maintenance (hardware dan software); project environment (ex : online collaboration tools); komponen back-end (lisensinya atau membuat baru, ex: database, CMS, analytics, e-commerce); biaya support software open source; integrasi aplikasi antar pemerintah; akrditasi untuk terhubung ke GSI; firewall; backup; security; lisensi security; biaya audit security; technical support, dll
D. Pembuatan Konten
Berhubungan dengan : Panduan CSS pengisian konten; panduan meng-copy konten; panduan membuat images; panduan membuat konten audio
E. Testing dan Evaluasi
berhubungan dengan : testing secara teknikal (sistem arsitektur testing, security testing, browser compatibility testing, QA, load testing, code validation); usability testing (user testing, expert review); accessibility testing; UAT/User Acceptance Testing; Automated Testing; sesuai dengan standar testing yang telah ada; web analytics; riset pada kepuasan pengguna
Sumber : Chief Officer Information V1.0, Measuring Website Cost, 2010